di benak ini, tersimpan bayangan mu...
di mata ini, tersimpan bias senyum mu...
kau selalu menciptakan kebahagiaan dalam hidupku
tapi...
bayang mu hilang perlahan, di telan waktu.
kini ku sendiri, menatap deritaku...
bersandar di padang mega yang bertebaran di langit biru kelam sebegitu luasnya...
kini ku sedih, ku tak bisa dusta..
hanya air mata yang bisa ku curahkan...
meratapi kehilanganku di sudut dinding...
membuatku letih, semakin letih...
q tahu, walau tak mungkin lagi ku bertemu denganmu..
yakinlah ku selalu menyayangimu,,
hingga darahku berhenti mengalir....
Senin, 14 September 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar