Sekian lama kita bersama, ternyata tak sedikitpun kau merubahnya, bersembunyi dibalik jubahmu yang kekal. yang semuanya hanya belaka.
Kau selalu membuatku bahagia Kau pun selalu membuatku merasa percaya Dengan semua katamu, janjimu, manismu Buatku terlena..
ku tau, kau tak pernah anggap ku ada, ku tau, aku pun bukan seperti yang kau harapkan. dan ku tau, aku bukanlah yang terbaik untukmu. aku hanyalah puzzle yang bisa kau permainkan berulang kali. yang bisa kau ubah, dan kau susun sesukamu. tampak bodoh, dan tak berarti apa-apa.
Hanya kau yang kupilih, diantara segala isi di dunia Akankah kau biarkan aku duduk berduka ? Hatiku tak lain pena di sela jari-jarimu, Kaulah penyebab gembira atau sedihku. Selain dari yang kuinginkan, apa pula yang ku dapat ? Selain dari yang kutunjukan, apa pula yang kulihat ? Dalam diriku, kau tumbuhkan... Terkadang duri, terkadang mawar, dan kucium bau mawar, dan kucabut duri, Kalau memang kau biarkan aku, begitulah aku. Kalau memang kau biarkan aku begini, begini pulalah aku. Dalam jiwa tempat jiwa, kau celup warna. Siapa pulalah aku, apa gerangan cintaku dan benciku ?? kau memang bukan yang pertama, tapi terakhir jugalah kau nanti. Jadilah penghabisanku lebih bermakna dari pertamaku. Apabila kau sembunyi, akulah kafir. Apabila kau mewujud, aku si setia. Aku tak memiliki apapun selain yang telah kau berikan padaku, Apa pula yang kau cari di balik dada dan lengan bajuku ?
kenangan yang tak pernah ku lupakan dalam memory ingatanku..kenangan bersama kalian, kenangan masa masa SMA..bercanda, bergurau, menangis, tertawa..sekarang, masa masa itu telah pergi..sekarang, kalian telah mencari arti hidup masing-masing.tapi aku yakin, kenangan itu tak akan pernah hilang dari ingatan kalian.akankah kenangan itu bisa kita sambung kembali ??apakah hanya sebuah harapan yang ilusi ??
Kabar kematian itu tiba hari ini, tanggal 23 Juni 2007 hari sabtu... Mengisahkan dirimu, Mengoyak dadaku... Matahari pun lenyap dari pandanganku, Sejenak senja, sejenak terasa malam, sejenak terasa hampa...
Kini, terasa seperti jarum waktu berhenti berlari. Deru jalanan mati seketika, cuma kumandang adzan di masjid yang ku dengar. Benakku menyepi, mataku kosong... Hanya memori bersamamu yang ku ingat. Tangan dan kakiku lemas tak berdaya, seperti tak ada nyawa dalam tubuhku...
Tapi, masihkah kau akan bayangi aku..?? Seperti kemarin saat kau ada. Datang di setiap mimpi-mimpiku, dan menemaniku, Sampai kabar kematianku menculik jasadku...
17 tahun... semakin dewasa, dan semoga dapat berubah di tahun sebelumnya... seharusnya... hal itu menyenangkan... merayakan bersamanya, bergurau dengannya, sambil mengucapkan "selamat ulang tahun annakku" sekarang... tak ada lagi kata-kata itu, yang terucap dari bibirmu... tapi ku tau, kau pasti mengucapkannya walau tak secara langsung... 1 keinginan dariku.... ku ingin dapat bertemu denganmu hanya untuk mengatakan, "aku merindukanmu selama ini"
aku adalah aku..
aku adalah orang yang mencintaiMu..
aku adalah orang yang memahamiMu..
aku adalah orang yang tak bisa hidup tanpaMu..
aku adalah orang yang bingung tanpaMu..
aku adalah orang yang akan mati disisiMu..
dan..
aku tidak mengetahui kebenaran mutlak, tetapi aku tahu kebodohanku itu..
dan disitulah letak kehormatan dan pahalaku...